Postingan

Hal yang Kamu Lupakan Itu 'Aku'

Gambar
Aku mengikuti langkah kakimu yang semakin memudar. Aku kepayang, berdenyut-denyut. Sementara kau, jangankan memberhentikan langkahmu, melihatku saja enggan. Sebelumnya di persimpangan jalan itu, sepasang bola mata kita bertemu. Kau melihatku dengan tatapan aneh yang tak pernah kau perlihatkan sebelumnya. Aku menyapamu dengan lesung pipi ramah yang selalu kau sukai. Tapi, kau malah mengernyitkan kening, seolah-olah kau telah mengganti semua kenangan yang kau punya dengan yang baru, kemudian tak ada lagi aku diingatanmu. Aku meraihmu, menahanmu untuk tak pergi. Aku ingin menjelaskan beberapa hal dan menceritakan semuanya. Tapi kamu menepis tanganku seperti orang asing. Hingga kata-kata itu benar-benar terdengar dari mulutmu, "Siapa kamu!!!!!!" Aku memang sudah bukan siapa-siapa dan tidak berarti lagi dalam hidupmu, tapi apakah kamu memang harus melakukan cara ini untuk membuat hatimu kembali dengan baik setelah perpisahan kita? Aku hanya ingin melepaskanmu, bukan untuk dilupaka...

Teruntuk Semesta

Gambar
  Teruntuk Semesta Dari aku yang selalu mencoba baik-baik saja  https://id.pinterest.com/pin/1078964023212234427/                            Entah sudah berlalu berapa lama, yang aku ingat hanya terakhir kali aku melihat senyumannya saat itu. Ketika aku masih sering merengek kesal jika tak dibelikan sesuatu yang kuinginkan. Aku sama sekali tak pernah menyesal telah dibesarkan olehmu, sungguh. Aku tak pernah merasa menjadi seseorang yang sia-sia meski akhirnya harus kau tinggalkan di saat aku belum siap sama sekali. Dulu, aku memang sering berpikir, kenapa harus aku yang mengalami ini. Namun, seiring berjalannya waktu, aku mulai paham. Tidak mungkin ada aku yang sekarang, jika aku tidak kau tinggalkan. Jika kau masih ada, hari ini mungkin aku tetap akan menjadi anak perempuan yang sangat cengeng dan manja. Sedangkan sekarang. Lihatlah aku sudah tumbuh hebat sejauh ini....

Personal Branding di Era Digital

Gambar
Pernah ga sih denger apa itu personal branding? Kalo anak tik-tok dan anak instagram pasti udah ga asing lagi sama istilah ini.  Menurut Erwin dan Tumewu dalam buku Personal Brand-Inc, personal brand adalah “ Suatu kesan yang berkaitan dengan keahlian, perilaku maupun prestasi yang dibangun oleh seseorang baik secara sengaja maupun tidak sengaja dengan tujuan untuk menampilkan citra dirinya . Garis besar yang dapat kita tarik adalah personal branding itu citra atau pun image yang kita tunjukkan kepada orang lain.  Nah, saya sudah memberikan sedikit gambaran mengenai personal branding nih. Sekarang kita akan mulai mempertanyakan sebenernya seberapa penting sih personal branding itu? Apalagi di era digital ini. Tak sedikit orang yang selalu menunjukkan personal branding mereka di berbagai konten yang mereka buat. Untuk tujuan setiap orang membangun atau pun ingin menunjukkan personal brandingnya itu tergantung dari setiap diri masing-masing. Ada yang hanya ingin membagikan hal-h...

Kau Tumbuhi Kepalaku dengan Aroma Wajahmu

Gambar
                                      Kita sama-sama mensiasati perihal perpisahan yang tertunda berbulan-bulan. Kamu melakukan berbagai cara dengan membuat bukti-bukti untuk menuduhku. Sedangkan aku hanya geleng-geleng, melihat kelakuan ajaibmu. Aku membuat beberapa lebam di tubuhku, merobak beberapa baju yang pernah kukenakan untuk menjatuhkanmu. Kita saling tersenyum bahagia atas kekonyolan mengerikan yang kita buat untuk pernikahan kita yang sudah terjalin beberapa tahun. Katamu peduli setan, kita memang sama-sama ingin berpisah. Hanya saja, kita terlalu tidak bisa menyingkirkan pikiran baik orang-orang tentang rumah tangga kita yang sangat harmonis. Kamu berulang kali mengatakan tak apa jika kamu dikira bajingan yang sangat kasar. Kamu juga membujukku jika tak masalah menjadi tukang selingkuh.  Meski aku sekalipun tak pernah membenarkan apapun.  Tapi, untuk membuatmu bisa bahagi...

Berdamai dengan Hal Paling Menyakitkan

Gambar
 Kamu peluk dan tumpuk erat-erat rasa sakit  di hati serta kepalamu. Hari-hari buruk kemudian datang, membuatmu semakin kepayang, tak karuan. Kamu ingin berhenti, dan melepaskan semuanya tanpa merelakan dan memaafkan yang telah bersalah. Kamu ingin melindungi diri sendiri dari ego yang selalu memaksamu untuk tak mau mengakui kesalahan. Kamu selalu mencari pembenaran atas apapun yang kamu lakukan, tak peduli apapun, kamu selalu merasa yang paling benar. Kemudian, berbagai hal membuatmu kecewa dan menangis tersedu. Kamu merasa dunia tak adil, mengutuknya dengan amarah yang memburu. Menyalahkan segalanya. Berulang-ulang hal itu terjadi. Sampai pada akhirnya, kamu sampai pada titik ketika kamu mulai memikirkan segala hal yang telah kamu lakukan sejauh ini. Kamu mulai belajar menerima berbagai hal. Berlapang dada dengan segala rasa sakit. Menerima kekecewaan selebar-lebarnya dalam hatimu. Kebahagiaan sejati yang kamu cari akhirnya menghampirimu, berbincang di teras hatimu dengan pe...

Perjalanan Merampungkan Ingatan

Gambar
   Di suatu tempat, yang entah harus dinamai apa, gemuruh itu semakin menjadi-jadi, makin tak terkendali. Ia merengek ingin dituntaskan, tapi pada apa? pada siapa?              Dikeningmu tumbuh gelisah yang                     semakin susah diatur             Tak cukup diberikan asupan                               pengetahuan tanpa pengalaman              Sedangkan di punggungmu hinggap                mata-mata              Ia terus menempel, melihat hal-hal                     yang seharusnya tak dilihat              Perlahan tapi pasti kamu limbung,  ...

Bukan Pusat Semesta

Gambar
Jangan terlalu percaya diri, kita bukan pusat semesta. Semua orang tidak melulu harus melihatmu yang paling penting. Yang paling harus diperhatikan. Lagipula, setiap orang punya perasaan yang berbeda. Tak melulu harus berada di jalur yang kamu mau. **** Cikarang, 31 Agustus 2021 Sintia NA

sebel

Sebel sama diri sendiri itu ketika selalu maksain bisa ngelakuin semuanya bersamaan. Ngerasa sanggup. Padahal nggak gitu. Ujung-ujungnya cape sendiri.

Tak Perlu Menjadi Siapa-siapa

Gambar
Diantara ketinggian rasa yang semakin membuat tak nyaman dan tenang. Menggantung berhari-hari, ingin mencoba diselesaikan tapi sulit. "Aku ga tahu, kenapa mereka ga suka sama aku. Salah aku apa ya." Boleh jadi, kamu ga salah apa-apa. Jika mereka ga suka. Itu urusan mereka.  "Aku jadi bingung ngadepinnya kaya gimana." Aku menghela napas beberapa kali. Mencoba tenang agar tidak ketus dan menghakimi ketika memberikan pendapat. "Kalo kamu ngerasa ga bikin sesuatu yang salah. Kamu ga perlu ngerasa khawatir. Kalo mereka emang ga suka kan itu hak mereka. Kamu juga ga bisa bikin semua orang biar suka sama kamu kan?" "Aku pengen bikin mereka suka sama aku!" "Dengan cara apa? Ngelakuin apa yang mereka mau? Pertemanan ga harus ngemis kaya gitu!" Aku menerawang sebelum melanjutkan, "Kamu masih punya aku, dan temen2 lain yang sayang sama kamu. Kamu ga perlu jadi orang lain buat bikin orang suka sama kamu. Karena yang suka dan sayang...

Ingatan yang Tak Rapuh

Gambar
  https://id.pinterest.com/pin/374221050297707771/ Aku menarik perlahan rasa tak menentu yang setiap hari semakin membuat tak nyaman. Dengan berpeluh dan derai air mata yang sulit dihentikan, aku merangkak, meraba-raba masa lalu. Adakah aku bisa menemui penawarnya di sana?  Aku kembali berdiri, menyentuh cermin luka di antara denyut jantung, kau mengada dan meniadakan yang seharusnya aku terima dan rasakan, adakah itu adil untuk hidupku? Bagaimana dengan percakapan menyenangkan yang pernah kita lakukan? bertukar canda, menyamakan ingatan, serta mengikatkan dengan erat simpul hati? Kau merengek ingin pergi, tapi berjanji untuk tak melupakan. Seberapa besar aku harus mempercayainya? Apa di pandanganmu seorang gadis bodoh tak diizinkan mengetahui segalanya? Mungkin luka, tak akan mengatakan segalanya. Tapi ingatan, akan menyimpan selamanya. **** Cikarang, 08 Juni 2021 Sintia NA

Ikan-ikan Mati - Roy Saputra (Review Buku)

Gambar
  Penerbit : Media Kita Penulis : Roy Saputra Jumlah Halaman : 315 halaman Tahun terbit 2017 Kutipan favorit., "Everything was too damn fine. Gue sampe lupa kapan terakhir hidup gue ada gejolaknya karena keputusan yang gue buat sendiri. Mistakes make us human." - hlm 277- Ga tau kenapa, tapi setiap ingin memulai mereview buku, saya selalu menuliskan kutipan favorit di awal kalimat. Rasanya menyenangkan aja. Biar pembaca juga sedikit lebih paham tentang isi buku yang akan direview. Saya bukanlah pereview buku handal. Hanya seseorang yang senang sekali membaca, namun sesekali ingin membagikan pengalaman membacanya. Penokohan : Gilang adalah tokoh utama di buku ini. Dia merupakan pria yang mempunyai karir stabil sebagai banker. Dia juga seperti kebanyakan orang yang selalu up to date tentang masa kini. Seperti membeli handphone keluaran terbaru, menonton film di bioskop pada hari pertama. Makan di resto yang sedang hits. Gilang terus menjalani hari-harinya seperti itu. Terutama,...

Melarungkan Duka untuk Menyambut Bahagia

Gambar
Diacara wisuda serba virtual tahun ini, yang kebetulan tahun aku baru lulus. Semua serba biasa aja. Cuman pas pake jubah, dan pake toga terus ngaca, kaya speechless. Antara gemes, bangga ke diri sendiri, sama terharu. Bisa juga ya sampe ditahap ini. Bisa juga yaa nyelesein sampe akhir. Nggak lebay yah. Karena perjuangan kuliah selama 4thn menempuh 8 semester dan lebih dari 140sks itu ga gampang. Apalagi kalo kuliah sambil kerja. Double-double capenya sama isi dompetnya 😅 Perjuangan emang belum berakhir sampai sini ya. Ini baru satu tahap yang harus dilalui untuk menuju tahap selanjutnya. Tapi, boleh dong bangga dikit? Boleh, boleh. Asal jangan lupa down to earth aja yaa. Kita memang yang memperjuangkan untuk sampai di sini. Tapi, kita ga pernah tahu, doa yang mana dan dari siapa yang sudah Allah dengar hingga kita bisa dititik ini. Untuk orang-orang yang selalu kasih support selama masa kuliah. Buat ortu apalagi. Makasih banyak. Tanpa kalian aku ga akan bisa dititik ini. Y...

Masih dengan Keyakinan yang Sama

Gambar
  https://id.pinterest.com/pin/674132637968913282/ Aku memandang langit kemerahan yang hangat setiap menjelang malam. Menanti percakapan yang tak sempat kau katakan sampai sekarang. Aku akan segera kembali, ucapmu. Ada beberapa hal yang harus kamu selesaikan sebelum menetap selamanya denganku, tatapmu memohon agar aku lepas pergi. Awalnya aku menolak, kita sudah membuat jarak menjadi pemisah temu untuk waktu yang panjang, aku tidak ingin mengulanginya lagi.  Tapi, sekali lagi kamu meyakinkan bahwa ini merupakan kepergianmu yang terakhir. Di bawah langit yang sama, serta tempat yang sama. Aku masih memegang keteguhan itu.  Meskipun, itu artinya aku harus berada dalam pusaran kesedihan selamanya.  ****  Diberitakan bahwa, telah ditemukan sesosok jasad dengan kasih sayang yang tak pernah habis terkikis di sebuah muara tak bernama.  Ia meletakan nama seorang perempuan di hati dan denyut nadinya.  Tubuhnya dipenuhi dengan warna merah muda seperti lambang ci...

Tak Ada yang Mudah Tentang Perpisahan

Gambar
https://id.pinterest.com/pin/718676053035135164/ Kamu tidak akan pernah tahu kapan seseorang yang selalu kamu lihat setiap hari, berada di dekatmu untuk waktu yang tidak sebentar akan tetap ada. Kamu tidak bisa memprediksi sebuah perpisahan, atau pun menolak perpisahan, semua berjalan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Yang kita perlukan hanya harus menyiapkan hati kapanpun itu. Meskipun memang tak pernah ada yang mudah tentang perpisahan.  Seiring berjalannya waktu, kamu akan mulai terbiasa dengan yang berlalu lalang dalam hidupmu. Kamu akan mulai menyadari tak ada yang boleh merenggut senyuman dari bibirmu untuk waktu yang lama. Kamu menjadi lebih tangguh setiap harinya. Kehidupan dan rasa sakit mengajarkan kamu banyak hal. Tangguh bukan berarti kamu harus membohongi diri sendiri. Jika memang kamu tidak sanggup menahan sesuatu lepaskanlah. Kamu selalu diizinkan untuk menangis kapanpun. Kamu selalu diizinkan untuk bersedih kembali jika itu memang bisa membuatmu bahagia lag...

Kita Sudah Menjadi Tangguh untuk Waktu yang Lama

Gambar
 Kita sudah menjadi tangguh untuk waktu yang lama. Bolehkah, sekarang berhenti sejenak? Apakah pernah kamu berpikir, menjadi orang dewasa itu tidak menyenangkan meskipun kamu bisa menghasilkan uang sendiri dan memenuhi kebutuhanmu tanpa harus merepotkan orangtuamu? Tak ada hidup yang mudah memang. Segalanya selalu penuh dengan proses. Tapi, pernahkah kamu  juga merasakan kalau kamu sudah terlalu lama menjadi tangguh? Aku tahu, setangguh-tangguhnya seseorang, dia pasti mempunyai sisi rapuh. Hanya saja ada yang menunjukkannya atau pun tidak. Akhir-akhir ini aku merasa, jika aku sudah menjadi tangguh untuk waktu yang lama. Hari ini aku ingin berhenti sejenak. Aku ingin menangis jika memang segala hal terlalu menyakitkan. Aku ingin diam, jika ada beberapa orang yang tak bisa memperlakukanku dengan baik. Aku ingin tidur jika lelah. Aku ingin menyerah jika tidak berhasil. Kamu tahu, sejak kecil, aku selalu menanamkan pada diriku sendiri 'Aku harus dewasa lebih cepat dari orang lain...

Kenapa Ending Sebuah Drama Tidak Memuaskan?

Gambar
       blajargiat.ID      Rasanya udah lama banget ga curhat di blog. Kangen jadinya. Akhir-akhir ini emang lagi disibukin sama hal 'ke-drama' an xD entah dari kapan mulai suka nonton drama. Kalau ga salah inget sih dari 2019, diracunin sama temen kerja. Eh nagih sampe sekarang. Cuma ga separah waktu tahun 2019 sih. Yang pernah ampe telat masuk kerja karena begadang nonton drama, haha. Drama-drama sekarang khususnya 'KDRAMA' atau Korea Drama emang lagi digandrungi banget. Ga cuma anak muda-muda yang masuk ranah 'kdrama' an, tapi emak-emak juga xD. Emak-emak paruh baya, atau juga yang umurnya 30 an. Sehebat itu emang ya kekuatan 'Visual' artis negeri gingseng itu. Kalau aku pribadi sih, ga cuma suka drama korea, tapi suka drama cina juga.      Awalnya sih nonton drama itu buat ngilangin mumet ya, ngisis waktu luang liat yang ganteng-ganteng gitu. Makanya, ga pernah mempermasalahin sebuah drama alurnya bagus apa nggak, plotnya acak-acakan ...

Kebahagiaan Seorang Ibu

Gambar
‘Jika kamu merasa hidup terlalu menyesakkan dan sangat sulit untuk kamu hadapi tengadahkan kepalamu, berapa banyak kehidupan yang harus bertarung dengan kematian setiap harinya? Tapi, tetap saja dijalani dengan suka cita. Apakah burung-burung, matahari, angin, tumbuhan, dan semua jenis makhluk hidup lainnya pernah mengeluhkan hidup mereka pada Tuhan? Mereka mungkin memang tak punya akal, tapi jika mereka mau bukankah mereka bisa tak menjalani kehidupan mereka dengan baik? Bisa saja mereka tidak menjalankan apa yang menjadi tugas mereka. Matahari berhenti untuk terbit misalnya. Tumbuhan berhenti untuk tumbuh. Mereka tahu, Tuhan sudah memberikan porsi kehidupan masing-masing pada mereka. Jika mereka harus mati pun, mereka akan sangat bahagia karena bermanfaat untuk banyak orang. Lantas apa yang kita khawatirkan sebagai seseorang yang sudah Tuhan karunia kesempurnaan akal? Apa yang harus tidak kita syukuri dari kehidupan ini?’           ...

Ruang Bahagia (versi 1)

Gambar
Aku menemukan diriku tanpa alas kaki, menelusuri setapak yang tak tahu berujung di mana. Terik dan senyap menusukku bertubi-tubi tanpa ampun. Aku terseok resah. Meracau dengan segala kemampuanku mengutuk takdir. Semua yang telah aku perjuangkan dengan susah payah, menghilang. Tak sedikitpun meninggalkan sisa untuk aku ambil kembali. Sejak awal, seharusnya aku tahu, tak ada yang bisa diharapkan dan diandalkan selain diri sendiri. Tak ada yang benar-benar tulus untuk berbagi segala hal. Rasanya sekarang, semuanya tampak abu-abu. Entah aku yang memang terlalu bodoh, atau kau yang sama sekali tak memiliki hati. Seharusnya aku lebih memikirkannya dengan matang. Harusnya aku menyadari, aku tidak perlu mencari ruang bahagia di kehidupan orang lain jika aku bisa membuat ruang bahagia sendiri. Sebuah ruang di mana aku akan merasa baik-baik saja di dalamnya, meski tanpa siapa-siapa.Aku menemukan diriku tanpa alas kaki, menelusuri setapak yang tak tahu berujung di mana. Terik dan senyap menusukku...

Cerpen - Menyambangi Bekas Luka

Gambar
  Aku menyambangi bekas luka yang terjaga bertahun-tahun dalam kepalamu. Meski itu merupakan pengajaran terbaik dalam abad mana pun, tapi tetap saja denyutannya selalu membuatmu limbung. Kau pernah begitu tertatih dalam menata ruang rasamu sendiri. Ditinggalkan seseorang yang selalu meredam kesedihannya dengan baik untuk membuatmu bahagia memang tak mudah. Kamu dipaksa baik-baik saja serta tersenyum berjalan di atas puluhan duri. Dunia tak menginginkan bahagiamu kala itu. Kamu susah payah menjalani semuanya sejak itu. Tinggimu saat itu hanya sebatas bahuku. Setiap pagi, kamu berangkat sekolah menggunakan seragam kebanggaanmu yang berwarna putih biru. Kamu sangat senang karena berhasil masuk sekolah di kota yang merupakan sekolah favorit. Kamu yang tadinya selalu berbicara lantang dan mengatakan banyak hal, kini lebih banyak diam dan mengamati berbagai hal. Kamu terkadang berpikir apakah kamu benar-benar bisa baik-baik saja. Kamu mulai limbung, ke arah mana kamu harus berj...

Duka Tanpa Aba-aba

Gambar
Kita menjerit-jerit seperti burung pipit yang terhimpit Duka yang tak pernah diduga datang dari segerombolan orang Yang pernah bertandang ke kandangnya dengan niat baik  Tanpa dicurigai apa-apa Hingga fajar tiba dan semua menjadi porak-poranda Wanita tua itu menggigil tandus di ujung nestapa Ia menyalahkan semesta yang tak pernah menyediakan tempat bahagianya tinggal selain kutukan Suara nyalangnya terendam lautan merah darah yang Setiap pagi selalu terisi penuh bau anyir Tenggorokannya kerontang mengelupas satu-persatu Meninggalkan tragedi yang tak pernah berhenti “Bukankah kita sudah merdeka ?” Rasanya masih hampa dan hambar Ketakutan masih bergerombol dan berkeliaran di mana-mana Cikarang, 2020 ****** Dilarang plagiat. Puisi ini telah dibukukan dan menjadi juara harapan 2 dalam lomba yang telah dilaksanakan oleh Poethry Publisher.